oleh

Viral, Oknum Polwan Digerebek Suami Sedang Ngamar

CROSCEK.OM- Video sepasang pria dan wanita yang digerebek sedang di dalam kamar hotel sempat viral. Dalam video penggerebekan tersebut, dikatakan bahwa kedua orang tersebut adalah oknum anggota polisi.

Video 39 detik 2 menit itu menunjukkan oknum polisi atau oknum petugas polisi wanita digerebek di kamar hotel. Video ini kemudian viral di aplikasi pesan WhatsApp (WA).

Kemudian diketahui bahwa pria yang menggerebek Brigadir Muhammad Doni Kalbuadi, anggota polisi yang bertugas di Polsek Margoyoso, Kabupaten Tengah, Jawa Tengah.

Baca Juga:  Partai Demokrat Terancam Tak Bisa Ikut Pemilu 2024 dan Pilkada

“Itu terjadi pada hari Rabu, tanggal 24 Maret kemarin, Saya bersama teman letting saya menggerebek istri saya sedang bersama suami orang lain, di (nama sebuah hotel) Semarang. Yang di video itu memang saya, yang merekam video letting saya,” ujar Doni, Senin (29/3/2021).

Doni berkata, pada waktu itu dia menangkap istrinya dengan pria lain. Istrinya sendiri adalah BRIPKA A, anggota Polsek Pati. Sementara lelaki yang bersamanya juga disebut oknum polisi yang berdinas di salah satu Polsek di Pati.

Baca Juga:  Dikenal Banyak Terobosan, Ari Bintang Prakoso Dapat Penghargaan Dari Forum Kades dan Forum Masyarakat OKI

“Aku tahu siapa pria itu, karena juga polisi lingkup Polres Pati. Istri saya sendiri tugasnya di Polres,”jelasnya.

Untuk insiden itu, Doni mengklaim telah melaporkannya kepada BidproPam Polda Jawa Tengah. Mengenai proses pembuktian dalam pemeriksaannya, Doni mengaku sudah menyerahkannya kepada yang berwenang

“Saya juga telah diminta klarifikasi dari Kapolres. Minggu depan, telah dijadwalkan untuk memeriksa saya lagi. Karena ini memang merupakan dugaan, yang semuanya saya serahkan pada pimpinan saya,” jelasnya kepada media.

Baca Juga:  MPC Pemuda Pancasila kota Palembang Tetap Solid dan Aktif

Secara terpisah, kepala polisi Pati AKBP Arie Prasetya Syafaat mengakui bahwa sampai sekarang ia belum menerima laporan yang terkait dari Kasi propam Polres Pati.

Dia juga mengatakan dia akan segera menindaklanjuti jika benar terlibat dalam video viral adalah anggotanya.

“saya belum terima laporan tentang kasus itu dari Kasi Propam . mohon diberikan waktu,” katanya.

News Feed