oleh

Sriwijaya FC Dihancurkan PSPS Riau, Skor 1-0

CROSCEK.COM – Sriwijaya FC (SFC) harus menerima kekalahan perdana usai ditumbangkan tuan rumah PSPS Riau, Rabu (17/11/2021) sore di Stadion Kaharudin Nasution, Pekanbaru. Skor akhir 1-0 Askar Bertuah tercipta dari titik penalti.

Selama babak pertama, anak asuh Nil Maizar menjalankan permainan dengan baik. Jual beli serangan dengan PSPS Riau pun terjadi hingga turun minum. Namun petaka babak kedua di menit 61, gawang Rizky Darmawan bobol dari kaki sang kapten PSPS Riau, Fadau.

Kekalahan itu memunculkan kekecewaan bagi Pelatih Kepala SFC, Nil Maizar, dan para pemain. Menurut eks pelatih Timnas itu, keputusan penalti bagi Askar Bertuah bukanlah kebijakan tepat.

Baca Juga:  Sriwijaya FC Taklukkan KS Tiga Naga 2:0

Bahkan setelah wasit memberikan keputusan penalti untuk PSPS Riau, Nil memprotes hingga pertandingan sempat terhenti sekitar lima menit. Kata Nil, kebijakan itu bukan keputusan benar.

“Saya kecewa dengan suasana pertandingan, di mana seorang pemain yang seharusnya tidak tepat menerima penalti, justru wasit memberi keputusan kepada lawan dari titik penalti. Saya tidak menyalahkan, tetapi keputusan ini keterlaluan,” ungkapnya.

Menanggapi kekecewaan itu, pemain SFC Valentino Telaubun enggan berkomentar. Sebab menurutnya, tim harus legowo terhadap kekalahan dan menerima keputusan yang diberikan wasit.

Baca Juga:  Taklukan Tuan Rumah, PS Pedamaran Keluar Sebagai Juara

“Saya tidak mau komentar banyak. Yang jelas kami mau menghibur penonton, tapi kita kecewa dengan hasil ini,” timpalnya.

Valentiono memilih untuk fokus memenangkan dua laga terakhir di Grup A Liga 2 Indonesia, dan menyarankan manajemen agar protes atas keputusan wasit dengan PT Liga Indonesia Baru (LIB) atau Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI).

“Saya bilang sama manajer harus diprotes. Apapun hasilnya, ini tidak betul, karena ini prosedur,” tambah dia.

Sementara bagi Pelatih PSPS Riau, Jafri Sastra, atmosfer panas saat laga berlangsung memengaruhi emosional bermain di lapangan. Menyoal protes Sriwijaya FC atas keputusan wasit, Jafri menganggap sikap tersebut wajar.

Baca Juga:  Tim Indonesia "Dipaksa" Mundur Dari Ajang All England Open 2021

“Karena ini pertandingan, protes bisa terjadi di lapangan. Meski ada kondisi tak kondusif, untuk tim kami, ke depan kita minta pemain agar tetap terus berjuang,” ujarnya.

Jafri menilai semua pemain pada laga melawan Sriwijaya FC memiliki tekad kuat untuk meraih poin penuh. Dirinya bersyukur pemainnya bisa berdaptasi cepat di babak kedua, karena pada babak awal tempo permainan mereka lambat.

“Kami bersyukur mendapat tiga poin. Kami masih akan bertemu PSMS Medan dan kita harus lebih fight,” tandas dia. (SRY)

News Feed