by

Pasca Insiden Maut, Gubernur Larang Keras Aktivitas Penambangan Ilegal

MUARA ENIM.CROSCEK.COM – Dalam hitungan jam pasca insiden tewasnya 11 penambang batu bara secara ilegal di Desa Tanjung Lalang, Kecamatan Tanjungagung, Kabupaten Muaraenim pada Rabu (21/10) petang.

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru, Kamis (22/10) pagi langsung mendatangi lokasi kejadian. Meskipun dengan kondisi jalan yang licin dan cuaca yang tidak bersahabat, kedatangnya di tempat kejadian perkara (TKP) merupakan salah satu wujud keperihatinannya atas insiden yang sempat merenggut 11 korban jiwa tersebut.

Disela-sela tinjauannya di lokasi tambang maut tersebut, Herman Deru menjelaskan, sebelumnya Pemprov Sumsel telah mengeluarkan larangan keras yang tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) terhadap aktivitas penambangan secara ilegal.

Baca Juga:  Pemain Ini Luarbiasa, Mencetak 3 Goal Dalam 16 Menit

Hal itu dilakukan guna mengantisipasi kecelakaan dan dampak kerusakan lingkungan akibat penambangan secara ilegal. Hanya saja, lanjut dia masih banyak para penambang yang tak mengindahkan larangan tersebut.

“Bukan hanya membuat peraturan daerah (Perda) terkait larangan. Kita juga sebelumnya membentuk tim Satuan Tugas (Satgas) dalam melakukan pengawasan di berbagai lokasi yang rawan akan penambangan ilegal,” terangnya.

Baca Juga:  Percepat Kemajuan Muratara, Herman Deru Benahi Infrastruktur dan Bangun Pasar Induk

Hanya saja lanjut Deru, meski pengawasan sudah cukup ketat, namun masih ada saja penambang ilegal yang tidak mengindahkan larangan dari pemerintah.

“Sejak awal sudah kita larang. Pengawasan juga sudah sangat ketat, tapi namanya penambang ilegal selalu mencari celah untuk melakukan aktivitasnya secara sembunyi,” tuturnya.

Baca Juga:  Batas Tertinggi Biaya Swab Mandiri Rp. 900.000

Dia menyebut, berdasarkan laporan peristiwa tersebut terjadi di kawasan lahan Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) yang wewenangnya berada di Kementerian.

“Ini berada di kawasan PKP2B yang pengawasannya sebenarnya dari Kementerian,” cetusnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed