oleh

Merasa Tertipu, Pendukung Prabowo-Sandi Minta Uang Sumbangan Pilpres Dikembalikan

“Dalam rapat ini saya menyampaikan tiga hal untuk mempercepat pemulihan pariwisata dan ekonomi kreatif,” kicau @sandiuno.

Cuitan tersebut langsung diserbu pendukungnya. Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Umar Syadat Hasibuan ikut menanggapi dengan mengunggah foto Sandi saat mengangkat dua kantong besar berisi dana sumbangan kampanye tepat di antara wajahnya. Umar juga mengunggah foto Prabowo menjinjing satu kantong besar berisi dana sumbangan kampanye. Dana sumbangan kampanye itu merupakan pemberian para pendukungnya di Pilpres 2019.

Baca Juga:  Siber Polri Mulai Kirim Peringatan ke Akun Medsos Penyebar Hoax

“Kalian berdua masih ingat momen ini @sandiuno @prabowo?” tulis @Umar_Hasibuan75.

“Bagaimana ikhlasnya pendukung kalian berdua membantu kampanye Anda. Tapi sekarang kalian sangat berbahagia dengan jabatan menteri tanpa mengindahkan perasaan pendukung kalian dulu,” kicaunya sambil menyisipkan tagar #Terlalu.

Baca Juga:  Herman Deru Akan Lantik Enam Bupati Terpilih di Sumsel

Umar heran, dengan sikap Sandi yang begitu bangga ketika jadi menteri. “Kalau Anda jadi menteri, kenapa mesti ada pilpres? Begitu bangganya Anda jadi menteri. Nggak malu apa Anda dengan pendukung-pendukung Anda yang dulu berpeluh darah?” ucapnya.

Tak lama, Umar berkicau lagi. Untung mereka berdua enggak jadi presiden dan wapres. “Baru jadi menteri saja pendukungnya mereka lupakan, bagaimana kalau jadi penguasa?” tukasnya.

Baca Juga:  Viral, Video Oknum Camat Membentak ibu Pedagang

Kicauan bernada serupa bertebaran di kolom komentar @sandiuno. Sebagian menagih janji Sandi dan meminta sumbangan yang diberikan dibalikkan. “Sorry bro, dulu ada sumbangan saya di sini, tapi itu dulu,” ucap akun @ondarnis sambil memajang foto Sandi membawa dua plastik besar berisi uang sumbangan relawan dan pendukungnya.

News Feed