by

KPU Ogan Ilir Belum Menerima Putusan MA, Isu Yang Beredar Diduga Hoax?

OGAN ILIR- CROSCEK.COM–Maraknya isu beredar yang sempat viral hari ini dimedsos, terkait keputusan MA yang dikabarkan mengabulkan gugatan Paslon 02 ilyas Panji-Endang pada Pilkada Bupati dan wakil Bupati Kabupaten Ogan Ilir 2020 akhirnya membuat pihak KPUD Ogan Ilir angkat bicara.

Ketua Tim Kuasa Hukum KPUD Ogan Ilir Muallimin mengatakan Hingga saat ini pihaknya (KPUD) Ogan Ilir Sumatera Selatan belum menerima putusan dari Mahkamah Agung (MA).

Terutama terkait gugatan dari tim advokasi pasangan calon (paslon) nomor urut dua yaitu Ilyas Panji Alam – Endang PU Ishak. Hal ini disampaikannya pada konferensi pers di ruangan Media Center (MC) KPUD Ogan Ilir, pada hari Jumat (23/10/2020).

Baca Juga:  Paripurna DPRD Sumsel Terkait Laporan Hasil Reses

“Saat ini banyak informasi yang menyesatkan di masyarakat. Seperti putusan MA yang sudah keluar dan menyudutkan penyelenggara Pemilu. Padahal hingga saat ini, kami belum menerima putusan itu,” ujar Muallimin

Muallimin berharap, MA menolak permohonan tim advokasi Paslon nomor urut dua. Karena langakah mengajukan permohonan ke MA, adalah langkah yang keliru. Menurutnya, pengajuan perkara Pemilu ke MA seharusnya menyangkut money politic.

Baca Juga:  Wagub Mawardi Simak Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi DPRD Sumsel Terkait Raperda Pelaksanaan APBD 2019

“Padahal diskualifikasi yang dilakukan KPUD OI atas dasar rekomendasi dari Bawaslu Ogan Ilir. Terkait penyalahgunaan wewenang yang dilakukan paslon nomor urut dua, selaku calon petahana,” katanya.

Banyaknya informasi menyesatkan yang beredar di masyarakat sekarang ini, takutnya akan menimbulkan konflik di masyarakat nantinya. Untuk itu pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak keamanan, untuk menindaklanjuti hal ini.

Baca Juga:  Herman Deru Temui Langsung Ribuan Mahasiswa

Sementara itu, terkait berita yang beredar bahwa KPUD Ogan Ilir dilaporkan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Komisioner KPUD Ogan Ilir Rusdi membantah dalam hal ini.

“Hingga saat ini kami belum menerima panggilan dari DKPP baik secara lisan maupun secara tertulis. Jadi kalau ada yang mengatakan kami telah dilaporkan ke DKPP, itu adalah hoaks,” ujarnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed