oleh

Cerita Mencekam Dibalik Penggerebekan Kampung Narkoba Tangga Buntung

PALEMBANG.CROSCEK.COM-Cerita mencekam dibalik penyergapan Kampung Narkoba yang berada di kawasan Tanggo Buntung Kelurahan 36 Ilir, Kecamatan Gandus Palembang, yang Berlangsung sangat mencekam. Minggu (11/01) pagi

Di awal masuk Kampung Narkoba, tim gabungan Direktorat Reskrim Narkoba Polda Sumsel dan Reskrim Narkoba Polrestabes Palembang, petugas sudah dihujani letusan percon yang mengeluarkan asap gelap.

“Kita sergap mereka di empat lorong yakni Lorong Manggis, Cek Latah, Lorong Segayam, dan Lorong Masjid. Di mana awal kita masuk, sudah dihujani letusan percon sehingga kondisi medan sangat gelap yang menyulitkan kita,” ujar Kanit Reskrim Narkoba Polresrabes Palembang AKBP Andi Supriyadi saat ditemui di Mapolrestabes Palembang, Minggu (11/04)

Baca Juga:  Pasutri di Palembang Jalankan Prostitusi dan Rampok Pelanggannya

Sebanyak 65 orang diamankan petugas kepolisian yang terdiri dari 59 orang pria dan 6 orang perempuan.

Kanit Reskrim Narkoba Polrestabes Palembang mengatakan, petugas ditembaki dari atas menggunakan percon, sehingga saat ia memimpin personel mengimbau untuk berhati-hati dan mata lebih tajam kearah atas karena ia telah mempelajarinya.

Dikatakannya, untuk penyergapan kali ini, sudah belajar dari yang sebelumnya.

Pengalaman tahun lalu, penyergapan yang dilakukan Unit Jatanras Polda Sumsel, ada anggota mengalami luka tusuk sehingga sulit menangkap para pelaku.

Baca Juga:  Anggota DPRD Sumsel Sampaikan Aspirasi Masyarakat Dari Dapil Sesuai Hasil Reses Tahap II Tahun 2021

Maka tak heran, aksi penyergapan pagi tadi, aparat sudah sangat siap.

Sehingga ketika ada beberapa orang yang diduga pemakai dan penjual mencoba lari dari sergapan polisi ke arah Sungai Musi dengan cara melompat dan menyelam, akan tetapi petugas tetap dengan sigap bisa meringkus tujuh orang yang mencoba kabur melalui sungai terbesar di Sumsel itu.

Dari penggrebekan itu, petugas berhasil menyita 1,5 kilogram shabu dari dalam loteng milik bandar besar Ateng yang saat ini DPO.

Baca Juga:  Walikota Palembang Diminta Memberikan Uang Kepada Rakyat

Namun, petugas berhasil menangkap istrinya Hijriah yang berperan sebagai pendistribusi shabu-shabu milik bandar Ateng.

Tidak hanya itu, puluhan bong kosong dan berisi diamankan petugas serta pedang dan timbangan.

Selain itu polisi berhasil menangkap bandar besar lainnya Juni.

Di mana saat transaksi, pelaku disergap di ruko yang diduga habis menjual shabu kepada Agus (pembelinya) dengan jumlah besar.

Hingga kini puluhan orang tersebut berada di Polrestabes Palembang untuk diperiksa dan dites urine.

News Feed